The G-Day : Behind The Scene

9 Comments

Pakai toga dalam ruang wisuda :)Gimana rasanya diwisuda? Wah, campur aduk. Di satu sisi senang, lega, dan puas, di sisi lain, ada rasa sedih karena berpisah dengan teman-teman dan rasa grogi karena aku emang bukan banci tampil. Eniwei, ada banyak cerita seru hari itu…..

  1. Pas gladi bersih sehari sebelumnya, aku udah bikin kesalahan berkali-kali. Misalnya, menenteng map ijazah dengan santai sambil melenggang, padahal harusnya dikempit di lengan dengan rapi. Hal yang sama terjadi pada tabung perak. Salah rute jalan juga. Kacau berat….
  2. Cita-cita jadi covergirl kesampaian juga meski hanya skala Kanitra. Tapi malu banget, soalnya fotonya berantakan. Waktu diwawancara aku nggak nyangka kalau bakal dijadikan cover tabloid. Setelah membuat profil banyak orang selama berkiprah di media sekolah dan kampus, aneh rasanya diprofilkan di media alumni. Senangnya, bisa jadi covergirl bukan karena modal tampang, tapi karena prestasi semasa kuliah :) Thanks to Kanitra….
  3. Bayangkan saudara-saudara, jam 5 pagi saya harus ke salon untuk make-up! Ngantuuuuukkkkk banget! Sudah begitu, mata jadi tambah berat karena di-make-up. Jarak pandang terbatas pula. Memang, mau cantik harus berkorban….
  4. Sebenarnya waktu diwisuda, di balik toga aku nggak pakai kebaya. Hanya underwear sama bawahan sewek aja. Soalnya, bocoran dari teman-teman yang sudah wisuda duluan, panassss banget kalau kebaya didobel sama toga. Lagipula, kebayaku dari bahan katun, kalau kena keringat pasti bercaknya kelihatan. Nah, selesai upacara, baru toga dilepas, diganti dengan kebaya.
  5. Untuk bawahannya, aku pakai sewek beneran loh! Bukan kain batik yang dijahit jadi rok, tapi kain panjang utuh yang dililitkan di badan. Agak takut sih soalnya kuatir kesrimpet. Tapi ternyata pakai sewek itu enak, jalannya malah lebih gampang daripada pakai rok panjang. Resikonya, harus kuat nahan pipis seharian, soalnya kalau mau pipis, ribet ngelepasnya.
  6. Sebenarnya, di hari wisuda aku lagi sariawan. Untung nggak terlalu parah, jadi nggak begitu mengganggu.
  7. Begitu sampai di kampus, aku sempat berfoto dengan keluarga di depan BAAK. Minta difotokan sama fotografer wisuda. Ternyata, mereka itu masih dalam taraf baru belajar. Fotonya kacau. Sudah gitu, papaku dengan polosnya membeli semua foto itu. Sebel….
  8. Belum masuk auditorium, aku udah bikin heboh panitia wisuda karena kehilangan pin emas. Mereka pada bingung karena pin emas itu harus dipakai. Pas lagi bingung, ada ibu-ibu panitia yang membenarkan letak hasduk (leher togaku) yang miring. Ternyata, pin emasku ketutupan selempang, jadi nggak kelihatan, bukannya hilang. Malu banget sama bapak dan ibu panitia. Maap ya Pak, Bu….
  9. Di dalam ruangan pas wisuda berlangsung, aku sempat teleponan sama Supry. Terus ada telepon salah sambung sekali. Sempat SMS-an sama Pak Thomas dan beberapa teman. Sempat ketiduran. Abis bosen duduk manis terus.
  10. More

Finally……

12 Comments

Yay! Finally graduated!

Setelah berjuang lama, akhirnya….

saya bisa secara legal memakai toga dan pernak-perniknya…

panas bukan main…. tapi senang sekali…..

I’m still speechless!!!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.