Have you ever seen the TV commercial of Tje Fuk Cosmetics?Frankly, I hate the commercials. They come in many versions, and none of them is good enough for me.
For example, the commercials it calls “public service announcement” (PSA). They pay some people, from nobody to public figures (hosts of Republik Mimpi,a well-known TV shows, including Effendy Ghazaly -> I’m so confused why this man wants to be the talent) to speak about cosmetics that contain dangerous material such as mercury or hydroquinone.
For me, it’s absolutely not a PSA. PSA is a commercial that is aired for the sake of the public. It usually brings messages that are very urgent to be known by the society. Let’s say, commercials about the danger of avian flu or global warming. I can call such commercials as PSA. The institution which advertises those issues generally doesn’t get any profit from the commercials, but they are responsible to let people know about the messages. For instance, the health ministry is in charge to warn people about avian flu. But do they get any profit from the PSA? Of course not, because they don’t sell avian flu medicine.
In Tje Fuk’s case, can we infer that they won’t get any profit from their ‘PSAs’? They say that cosmetic industries must not use unsafe ingredients in their products. Would we think that they will do the contrary? People will consider Tje Fuk as a cosmetic brand that assures the safety of their products. In the end, they will think about using Tje Fuk rather than their previous cosmetics, that maybe not safe enough.
But, seeing the packaging of the cosmetics as seen on their TV commercials, I simply conclude that Tje Fuk is not expensive. The products don’t look elegant and luxurious. Try to compare it with Estee Lauder, Kanebo, or SK II. That’s why I’m so shock to hear that Tje Fuk’s price starts from IDR 300.000. With that kind of packaging (and those unconvincing commercials), I will prefer other brand!
My sincere suggestion for Tje Fuk is, please, try to repackage your products. Then, instead of spending budget to make so many bad versions of TV commercial, I think it’s much better to make just one version, which is so attractive that people will be convinced about your brand. Talking about cosmetics, I love LOréal’s commercial the most. It’s all about their tagline: “Because you’re worth it!”. They don’t say: ‘use this brand to be pretty’, but ‘because you are worthy, use our brand’. The further ideology they brought is that all women are pretty just the way they are, and that’s why they must pick the right cosmetic (that is safe and caring) to keep their beauty. They don’t treat women as objects like Ponds do (remember their commercial about “renew your love in 7 days”, in which they portray a woman who got romance from her husband because she became fairer after using Ponds – indirectly, they tell us that women have to do make ups in order to please their beloveds, women are adored because of their physical beauty).
Gosh… if I were the Tje Fuk’s brand manager, I would follow the LOréal’s approach. What do you think?






Aug 29, 2007 @ 01:57:29
Yap, very2 agree with u. Gak habis pikir kenapa Dek Pendy kok mau jadi bintang iklan Tje Fuk.
Iklannya alamakzankkk.. kaku banged. Gw yakin arek petra yg belum lulus pun bisa bikin yg lebih bagus
Kalo kasus spt Tje Fuk gini, mereka harus mengikuti modernisasi. Kalo aku jadi CEO nya nih *cieh*, gw bakal bikin brand lain (co-branding ya istilahnya?) dengan nama yg lebih terkesan modern dan harga yg lebih terjangkau.
Aug 29, 2007 @ 03:11:52
Iya… gak apa2 sih kalo mau pasang harga mahal, tapi mbok ya bentuknya yang agak convincing… siapa yang percaya coba dengan kemasan dan iklan yang asal itu harganya begitu mahal…
mau iklan format testimonial ya ok aja, tapi ya yg agak keren kek, macam dove misalnya, biar pake orang awam, iklannya simpel, tapi tetep terkesan elegan kan?
tapi tau ndak Jie, ternyata banyak orang penasaran sama iklannya tje fuk. denger2 banyak dipake buat skripsi!
hahahaa…
Aug 29, 2007 @ 13:02:12
Yup… aku nggak suka banget itu iklan.
Bukannya malah keliatan elegan tapi justru keliatan deso atau bahasa kerennya ” GETHO “!
Ihhh… nggak banget deh kalau bayangin harga barangnya yang setinggi langit.
Mending beli bodyshop yo…, aman dikonsumsi dan bersahabat dengan dunia.
Aug 30, 2007 @ 05:11:43
eniwei, iklannya tje fuk yang versi testimonial Rini Idol udah agak mending dikit lah… keliatan kalo garapnya sedikit lebih niat dari sebelumnya…. tapi still need improvement…
Aug 30, 2007 @ 06:50:31
tje fuk … knapa gak pake tukul aja buat “nyelesnya” biar pas katro’ nya.
Aug 30, 2007 @ 13:01:40
*met kenal
Klo g bilang iklan Tje Fuk itu enggak menjual banget! bener – bener jelek banget. Tapi sepertinya pemilik Tje Fuk ini cukup bermodal besar dech! sampe – sampe di senayan kemarin dia jadi sponsor utamanya ck ck ck
Aug 30, 2007 @ 15:18:40
@artati
ide bagus tuh hahaha!
@Pitshu
met kenal juga. aku pernah mampir di blogmu, rajin banget postingnya
Tje Fuk memang modal tinggi. di Indonesiar dia jg pernah punya semacam reality show sendiri. sayang banget dia g bisa manfaatin modalnya yg besar itu buat bikin brand yg oke.
Aug 30, 2007 @ 16:48:13
Bukan bermaksud menghina orang tapi model2 iklan Tje Fuk itu loh ! kayanya masih saudara sama yang punya yah ?
I think they are trying a different strategy. Unlike its competitors which sell anti-ageing and youth, Tje Fuk sells safety. Tje Fuk says that the products are safe and healthy without any side effects.
Aug 31, 2007 @ 21:55:55
Nice comments, Ria. I have written a few books on starting a cosmetics and fragrance businesses, so I kinda know how much TF’s cost per piece.
Sep 02, 2007 @ 12:04:14
@Jennie -> you should be their business consultant anyway. they desperately need your help!
Sep 18, 2007 @ 05:54:22
hahaha.. kayaknya tje fuk sukses deh.. kan tujuan iklannya buat brand awareness doank.. skarang dengan iklan antik (sorry nih) kaya gitu,siapa jg yg bisa lupa.. mungkin klo iklannya biasa2 aja kita ga akan seingat ini ma tje fuk. right? btw masalah bintang iklannya.. itu istri yg punya dan sodara2 yang punya d kayaknya.. soalnya istri yg punya itu dulu tetangga gw.. mngkn duitnya habis buat pasang iklan.. jd ga ad budget lg buat bintang iklannya..
kesan yg kuat itu kan ga harus dengan iklan yg keren bgt.. iklan yg norak jg bisa koq memberi kesan kuat.. jadi lbh dulu dtanyakan dl ke marketing menejerny tje fuk (klo mereka punya marketing menejer) apa mksudny tu iklan..
inget,ini komen dari org awam loh..
jd maap2 klo agak kurang berbobot.. ^^
Sep 21, 2007 @ 04:37:21
haha..c’mon! why don’t you see reversely? do you think tje fuk -with uncool name- can get your attention if it advertised just like L’oreal done? That’s business man! as new brand, you have to attract people with the most glorious opening or with the ordinary ones. In this case, tje fuk choose to attract you all with the second way and prominently advertised the tag “safety cosmetics” . I think it’s the most proper and cheaper way to market its brand and compete among famous brands.The company even has further mission, why he must pay much money for TV advertising while he can do more by sponsoring more TV programs which has good rating and are definitely seen by millions people?
(^_^)v
Sep 24, 2007 @ 08:32:07
Iyah2.. baru nyadar kalo L’oreal punya tag gituh. Tjefuck itu, eh tjefuk itu juga aku yakin banget kadar merkurinya tinggi. Gak mungkin cepet putih kalo kadar merkuri gak tinggi. Lagipula kenapa selalu produk2 kecantikan untuk cewek itu selalu mainstream? selalu “Gemana mutihin” dan bla2 yg lain yg sebenernya kita tuh enggak. Kenapa gak ada produk yang bikin “Krim X, untuk membuat kulit coklat Anda tampak lebih sehat”, sometimes I wanna puke with all those mainstream,, cuih.. hehe.. Baru komen udah misuh2, nice to know you anyway..
Oct 12, 2007 @ 06:00:00
hahahah..
gue iseng niy nemu postingan- gara2 iseng mau tau reaksi orang ttg tjefuk/
Kebetulan dua hari lalu gue baru post ttg si tjefuk ini di blog fs gue. (http://aslilisa.blogs.friendster.com/aslilisa/2007/10/apakah_produk_i_1.html)
Menyedihkan ya…cewek2 pada desperate banget pengen improving their looks cuma buat pleasing someone else.
kapan bisa puasnya kalo gitu? kalo lo ga punya self esteems, pasti juga keluar di outlook lo kan, yang keliatan cuma ribet ngurusin diri lo sendiri (padahal semua lo lakuin biar orang lain seneng..ironis…cck..cck..)
Oct 23, 2007 @ 12:38:58
kayanya smua commentnya ngejelekin tje fuk yah!! um,,, kalo menurut gw Iklannya mang jelek secara kualitas,, tapi mengena. dengan bahasa yang simple,, ato bisa dibilang katro,, iklan itu gampang dingerti ma orang2 dari segala lapisan.
menurut gw,,they just try to educate people to be aware with mercury n hydroquinon. gw yang sebelumnya ga ngerti ma skali tg merkuri, bla bla,, eh bis nonton iklan tje fuk yang versi tokoh2 news.com,, gw jadi tau tg bahaya merkuri n gw jadi search lagi tg itu di internet,, menarik kan??!
hebatnya,, iklan yang jelek itu bisa nancep diingetan masyarakat..!
gw stuju soal kenapa dia ga pake tagline kaya Loreal,, kayanya tuh masukan yang bagus wat Tje Fuk!!
Nov 08, 2007 @ 03:32:48
hmmm menarik ya pembahasannya…
btw menurut saya tje fuk berhasil lo…. anda semua sudah tertipu kan (hehehe maaf ya?) menurut analisa saya:
- tje fuk sengaja membuat iklan norak supaya emang ya…. emang biar terlihat norak…. semakin norak orang akan ingat ttg produk tsb… ya pasti ditengah gencarnya iklan yang keren lah
- tje fuk emang ingin tampil apa adanya, dia gak pakek model cantik ato artis terkenal, karena memang ingin meyakinkan konsumen untuk produknya…. bahwa orang tersebut bener2 pakek tje fuk (bukan sononya emang udah cantik)
- setelah ada iklan norak…. eh ternyata produk mahal…. nah!!! itu kuncinya… bukannya sebagian besar orang indonesia lebih percaya bahwa produk mahal psti kualitas juga bagus???
hmmm…. itulah persepsi yang ingin di angkat tje fuk!
selain itu jangan lupa efek “gethok tularnya” tje fuk itu bener-bener mengerikan lo….
kita lihat aja deh… gimana dia bertahan…
pisss,-
miko
Nov 30, 2007 @ 01:42:50
tq banget semuanya…..gw jadi dapat gambaran yang bagus banget ttg persepsi iklan yang cool dan yang mengena…..terus terang,gw benci banget ma iklan tje fuk,noraaaakk abiiisss…..ga perlulah ngejelek2in produk lain buat menang persaingan…secara ga langsung dia nonjok melanox,la tulipe,n produk2 lain yan terang2an pake hydroquinon,pdhal sekedar info,dosis hydroquinone yang bisa menyebabkan kanker darah dll itu 100x lipat dosis dalam kosmetik……di spore aja hydroquinon malah diresepin dengan ademnya ama SpKK sono….tapi gw sekarang tau tje fuk berhasil banget dengan iklan noraknya….buktinya kita semua jadi pada emosi liat iklannya….sampe inget terus…..heehheeee…..salut buat menejer tje fuk…….
Jan 17, 2008 @ 20:48:03
Have you seen the new Ponds Flawless White ads on TV – the one that looks like it’s taken from a Korean mini-series? Although the 7-days installment has not yet to be finished but everyone can just guess what’s going to happen. The darkfaced girl Fiona will end up with Andre because after using Ponds Flawless White, her face becomes brighter, prettier, and oh my gosh, suddenly Andre changed his mind and leave the diva girlfriend who demands the bigger ring now that the ugly duckling become a beautiful swan.
Yuck.
How I hate all these whitening cosmetics ads. They take away a female’s self confidence by saying, “Unless you have white skin and look like some pretty porcelain-faced Korean actress, you are still ugly, and no guy would want you. So USE IT! USE IT NOW! BUY IT! AND LOOK WHITE!”
Women can still be beautiful without having to change the tones of their skin. Why not, instead of telling everyone to be white, tell women to take care of their skin and take care of what they have?
The only skincare ad that I dont detest is probably Dove.
Jan 30, 2008 @ 10:33:03
mohon informasi alamat kantor cabang PT. Tje fuk. kalao di yogya dimana ya?
Terimakasih
Jan 31, 2008 @ 05:57:43
heheehe L’Oreal gitu lho kekeke
Jul 11, 2008 @ 06:49:53
mungkin aja itu emang cara tje fuk untuk cepat tenar.
yang paling gampang kita ingat kan iklan yg paling bagus & iklan yg paling jelek. nah, daripada bikin iklan bagus2 (mahal), mending bikin yg jeleeeeek sekalian, tapi produk tetap dikenal orang!
hehe…
Jul 20, 2008 @ 14:26:24
PUSINGGGGGGGGGGGG deh kl ngomongin mslh kosmetik coz smua produk pd berlomba2 mamerin produkya,dngan bwat iklan n mdel yg mahal2..iklan tjefuk mang seh murahhhhhhhhhhaaaaaaaan bgt tp gw yakin orang bkn ngeliat produk dr iklan nya doank tp dr hasil produknya buktinya gw sering bgt liat counter tjefuk di mall besar………..btw gw jd pingin nyoba tjefuk nech pa tau gw bs putih kinclong kya artis sandra dewi kwek kwek kwek……
Aug 08, 2008 @ 01:55:33
sama donk… gue juga jadi penasaran pengen nyoba tje fuk gara2 ngeliat iklannya yang fenomenal itu di koran2… hahahahahahaha… berarti marketing strategy nya berhasil juga yaaa… buktinya, iklannya sering dibahas di mana2, jadi kan lebih diingat orang…
Feb 06, 2010 @ 02:28:53
Many women are fed up with their old makeup and extensive morning routine. They wish that they could ditch their exhaustive beauty habits and switch to something easier and quicker without losing their put together look.Following these five simple tips can enhance a woman’s natural beauty in just minutes without the usual hours of primping and polishing.
Jun 17, 2010 @ 03:30:32
ane uda pake tjefuk, tapi ya biasa aja tuh,
emang c iklanya bilang bkin putih,
makanya bnyak yg curiga pasti tetep pke mercury,
sampe saat ini,ane biasa aja d pke tjefuk,
bersih doank,gag putih juga,,,,
jd ane pcaya d tjefuk jualan safety nya,
tp serius mahal gila,
hehe,iklanya emang gokil,
ane pke krn pnasaran ma iklanya yg gag bgt,
haha,
Jun 30, 2010 @ 18:44:09
Pada belum paada kena jerawat parahhh yaaa…. Pake tje fuk bukan hanya bwt pleasing someone else ajaaa… Mgkn jg salah satu usaha bwt ‘mereka’ yg berjerawat utk bisa sembuh seperti yang ada di iklan…
Jul 06, 2011 @ 12:01:52
Hmm…most of people here says that Tje Fuk have very bad tv commercial…
Y-E-S, I agree…but did u know what makes Tje Fuk doing those ‘bad looking’ commercials?
Seorang ahli komunikasi memberikan sebuah pandangan yang unik. Katanya hanya ada dua iklan yang akan menarik perhatian. Iklan yang sangat bagus dan iklan yang sangat jelek. Membuat iklan yang sangat bagus susah sekali. Disamping biayanya mahal sekali, pesaingnya juga sudah terlampau banyak. Gagal membuat iklan bagus, akhirnya iklan anda akan menjadi iklan rata-rata. Orang dan konsumen akan kesusahan mengingat iklan anda. Sebaliknya karena tidak ada orang mau membuat iklan jelek, kalau ada iklan jelek muncul, ajaibnya justru iklan jelek itu yang akan di-ingat konsumen dan dibicarakan konsumen. Inilah efek penasaran yang menggelitik itu ! Direktur Tje Fuk, Pranoto, yang membuat iklan “kurang apik”, justru menjadi berkah, bahwa iklannya dibicarakan dan diperdebatkan orang. Tetapi kejujuran dan kompetensinya membuat kosmetik yang sangat apik yang akhirnya mengubah persepsi orang terhadap “Tje Fuk”. Ketika konsumen sudah mencoba, dan melihat hasilnya, lalu menceritakannya kepada orang lain. Maka hal inilah yang akhirnya menjadi virus dan menular, secara persuasif mengubah pendirian konsumen.
Actually, saya bukan tipe orang berkata berdasarkan persepsi, tapi tindakan. Aku sendiri memakai Tje Fuk yang katanya orang “kampungan” dan gak “level”. Bukannya ga punya uang buat ke klinik2 ternama, cuman aku kecewa skali dengan pelayanan klinik wajah ternama yang buruk dan hasilnya justru merusak kulit wajahku. Tje Fuk tidak membuat kulitku seputih ‘Mercury dan Hidroquinon’. But it’s makes me feel better with no acnes and blackhead.
Tje Fuk punya iklan jelek? ya. Dan ia sukses membuat anda mengingat iklannya. Please open your mind, Tje Fuk have their own strategy.^^
Thanks.